Berita Islami

Gali pengetahuanmu bersama Iqro Bil Qolam

MILAD PONDOK PESANTREN SURYALAYA KE-110

IMG_6714 Ribuan orang turut serta dalam memeriahkannya. Melakukan penulisan bersama Al-Qur’an metode Follow The Line (Mengikuti Garis) sederhana, menyenangkan dan terabadikan, dalam rangka merayakan MILAD PONDOK PESANTREN SURYALAYA Ke – 110 yang didirikan oleh Syeikh Ahmad Shohibul wafa Tadjul Arifin (Abah Anom), Tasikmalaya 24 Agustus 2015.

Perayaan ini di isi layaknya bazzar, dengan tema “PENTAS TAFAKUR, TASYAKUR, TADZAKUR”. Yang banyak dihadiri santri-santri, para ulama, warga sekitar,  serta tak luput diramaikan oleh artis Krisna Mukti selaku aktorpembawa acara, dan Anggota DPR periode 2014-2019 berkebangsaan Indonesia dan juga dimeriahkan oleh Gambus Modern The Sufi.

Kyai asal jombang – jawabarat ini, KH. FARZAIN menyampaikan bahwa “Saat ini jarang sekali orang yang menulis quran sehingga dihawatirkan dimasa yang akan datang, orang muslim dibodohi oleh tulisan  Al-Quran oleh muslim lain.”Kegiatan ini juga didukung oleh bapak DEKA MDS selaku pengusaha asal tasikmalaya.

Untuk menarik peminat para peserta baca tulis quran kyai member doorprice berupa handphone dan televisi bagi mereka yang menulis dengan tepat dan cepat.

Al-Qur’an datang menyinari hati yang gelap dan menyinari jiwa yang gersang. Dan dia datang sebagai juru nasehat bagi orang yang membutuhkan bimbingan, sebagai pembawa kabar gembira bagi orang yang mau beriman dan sebagai pemberi peringatan bagi orang yang mengingkarinya. Betapa banyak kebaikan yang dapat di rasakan dengan kedatangannya, sehingga orang yang sedih akan menjadi gembira dengan membacanya dan orang yang bingung akan menjadi tenang jalannya serta orang yang hina akan menjadi mulia dengan mempelajari dan mengamalkannya.

Membaca dan Menulis Al-Qur’an merupakan salah satu metode untuk membangun manusia yang berakhlakul karimah. Dalam menulis Al-Quran diperlukan kesabaran, ketelitian, kejujuran dan fokus. Hal inilah yang diharapkan menjadi akhlak orang muslim di masa yang akan datang. Dengan menulis Al-Qur’an setiap hari, bakal menjadi sebuah kebiasaan, sehingga lebih mengenal kitab suci Al-Qur’an dan Mendarah daging di kemudian hari.

 

 

Back to top